Perhatikan Penggunaan Kosmetik Pada Remaja yang Tepat

Kemasan yang lucu serta warna-warni kosmetik yang begitu menarik memang membuat tergoda untuk memilikinya. Apalagi para remaja yang sedang belajar mempercantik diri, pasti akan semakin tertarik dengan warna-warna yang ditawarkan. Terlepas dari begitu banyaknya kosmetik yang dimiliki, apakah Anda mengetahui jika kosmetik bukan barang yang dapat disimpan selama-lamanya seperti obat, kosmetik juga mempunyai tanggal kadaluarsa. Bila terus digunakan setelah masa kadaluarsa, hasilnya bukan malah mempercantik namun bisa menimbulkan iritasi yang lebih buruk seperti infeksi kulit.

Perhatikan Penggunaan Kosmetik Pada Remaja yang Tepat

Penyebab kerusakan kosmetik

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kerusakan kosmetik, seperti:

  1. Segel terbuka. Sebenarnya, kosmetik yang tersegel dengan baik serta disimpan di dalam suhu ruangan dapat awet selama beberapa tahun lamanya. Namun saat kita membuka segel dan terkena udara luar, saat itulah bahan-bahan yang berada di dalamnya sudah bercampur dengan udara luar dan mengalami penurunan kualitas,
  2. Bakteri di tangan. Kita pasti sering menyentuh kosmetik sehingga secara tidak langsung kita sudah mentrasfer bakteri dalam kosmetik,
  3. Temperatur udara. Panas serta udara yang lembab bisa membuat jamur berkembang biak di dalam kosmetik. Simpan kosmetik di tempat kering serta tidak terkena sinar matahari.

Tidak semua kosmetik memiliki tanggal kadaluarsa, berikut panduan menentukan lama waktu setiap produk kosmetik sebelum keadaannya tidak layak digunakan.

Lipgloss

Lipgloss ini mudah terkena bakteri. Ganti lipgloss tiap 6 bulan sekali atau saat lipgloss sudah mengeluarkan bau yang aneh seperti bahan kimia atau telah berubah warna. Pensil bibir dan lipstik, aman digunakan hingga satu tahun sepanjang warna serta aromanya tidak mengalami perubahan.

Kosmetik wajah

Bedak dan seluruh bahan dasar bubuk seperti blush on dapat digunakan selama 18 hingga 24 bulan. Asalkan warna kosmetik tidak mengalami perubahan atau mengeluarkan aroma yang aneh, kondisinya tetap aman digunakan. Namun kosmetik yang memiliki bahan dasar cair seperti eye shadow cream dan foundation dengan bentuk cair hanya dapat bertahan selama 6 bulan lamanya, apalagi jika kosmetik di kemas dalam botol bukan tube.

Penyebabnya adalah, setiap Anda mencelupkan jari dalam kosmetik cair, hal ini akan meningkatkan risiko kosmetik tercemar bakteri dan bisa memicu iritasi atau jerawat. Bila Anda menyimpan kosmetik dengan bahan dasar cair dalam suhu ruangan normal dan tidak terkena sinar matahari langsung, ini akan memperpanjang masa berlakunya hingga 1 tahun lamanya.

Maskara serta eyeliner cair

Produk maskara dan eyeliner cair memiliki usia yang lebih pendek bila dibandingkan dengan usia produk kosmetik yang lain. Kondisi tabung yang basah dan gelap, begitu disukai bakteri untuk berkembang biak, bukan hanya itu setiap mengembalikan sikat maskara ke tabungnya, tanpa disadari Anda sudah memasukkan bakteri di tabung tersebut. Ganti produk maskara Anda 4 bulan sekali.

Eyeliner pensil. Karena tidak berbentuk cair, biasanya ia bertahan lebih lama selama 1 hingga 2 tahun. Agar bisa memperpanjang usia eyeliner pensil Anda, serut setiap kali akan menggunakan agar selalu terjamin kebersihannya.

Obat jerawat

Obat jerawat biasanya memiliki masa kadaluarsa di kemasan. Obat jerawat yang sudah kadaluarsa akan bekerja dengan efektif. Bila disimpan terlalu lama, kondisinya berpotensi bisa menularkan bakteri serta kuman ke wajah yang bisa membuat wajah Anda menjadi semakin bermasalah. Simpan produk anti jerawat di tempat kering dan dingin agar bisa memperpanjang usia penggunaan produk ini.

Seluruh produk kosmetik digunakan untuk mempercantik diri kita, agar fungsinya benar-benar mempercantik, lebih baik pahami seluruh cara penyimpanannya.

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *